appointment@mhdc.co.id

Appointment

08111616100

Contact Us

Perawatan Ortodonti Behel Anak

Perawatan Ortodonti Behel untuk Senyum Indah Anak

Sering sekali anak-anak memiliki kebiasaan buruk yang tidak disadari dapat mengakibatkan struktur rahangnya berubah. Akibatnya, posisi gigi yang tumbuh menjadi tidak sempurna. Dokter gigi spesialis ortodonti dapat mendeteksi secara dini masalah gigi pada anak dan memberikan tindakan perawatan yang tepat.

Anak-anak perlu mendapatkan skrining ortodonti sebelum usia 8 tahun

Ikatan Ortodontis merekomendasikan anak dilakukan pemeriksaan pertama ke dokter spesialis ortodonti pada usia 8 tahun.

Hati-hati kebiasan buruk anak yang berakibat buruk pada gigi!

Crossbite Anterior

Spacing

Crowding

Testimonial

Awalnya disaranin sama mama saya tapi akhirnya atas kemauan saya sendiri karena saya sadar kalau dipandang saya gak nyaman dengan gigi saya yang berantakan.

Selama di MHDC saya merasa nyaman karena protokol kesehatan yang ketat, selain itu dokter – dokter nya juga baik dan ramah”

Matheu, 13 tahun

pasang behel anak

Perawatan Ortodonti Dini untuk Anak

Perawatan ortodonti yang dilakukan pada anak merupakan perawatan ortodonti pencegahan yang dilakukan sedini mungkin. Perawatan yang dilakukan sejak dini bertujuan mencegah dan mengurangi tingkat keparahan yang mungkin terjadi pada susunan gigi anak. Semakin dini perawatan, maka perbaikan gigi dan rahang akan semakin terarah, sehingga mengurangi dampak buruk dari maloklusi.

Tujuan Dilakukan Kunjungan Pertama Anak ke Ortodontis

Pada kunjungan pertama anak, dokter spesialis ortodonti akan melakukan penilaian menyeluruh terhadap wajah, rahang, mulut, dan gigi anak. Tindakan rontgen gigi juga mungkin dilakukan untuk menilai perkembangan struktur wajah dan gigi permanen. Dari hasil pemeriksaan, dokter spesialis ortodonti dapat menjelaskan rencana perawatan yang tepat. Termasuk biaya, opsi perawatan, serta jangka waktu untuk semua opsi perawatan yang relevan.

Perawatan ortodonti pada anak bisa dilakukan sejak anak belum memiliki gigi permanen sepenuhnya. Dokter gigi spesialis ortodonti dapat melihat apakah terdapat kelainan gigitan (maloklusi) yang sedang berkembang pada periode mix dentition.

Tahapan Perawatan Ortodonti Pada Anak

Tahap preventive

Dilakukan untuk pencegahan. Umumnya dilakukan pada anak-anak berusia 5-10 tahun yang memiliki disharmoni rahang tidak terlalu parah.

Perawatan yang dapat diberikan adalah Space maintainer kepada anak yang mengalami gigi susu terlalu cepat tanggal, padahal gigi baru belum waktunya untuk tumbuh. 

Mengapa anak perlu diberikan space maintainer?
Demi menjaga kerapian gigi anak. Pemberian space maintainer memberikan ruang agar gigi baru bisa tumbuh di tempat seharusnya. Bila tidak diberikan space maintainer, gigi geraham atau gigi lainnya dapat bergerak menutupi bagian gigi yang belum tumbuh. Sehingga ruang gigi baru yang tumbuh tidak akan cukup yang mengakibatkan gigi baru akan tumbuh miring

Tahap Interceptive

Dilakukan pada anak-anak di usia 7-12 tahun.

Tahap ini bertujuan untuk melakukan manipulasi dari masalah yang terjadi. Dilakukan pada kondisi disharmoni rahang yang tidak terlalu parah.

Biasanya masalah dalam tahapan ini terjadi karena kebiasaan buruk seperti mengisap jari, menjulurkan lidah, menggigit bibir, minum susu melalui dot terlalu lama, dan menggigit jari.

Tahap Comprehensive

Tahapan terakhir yang dilakukan pada saat anak memasuki usia remaja. Di usia ini gigi susu sudah berganti dengan gigi permanen. 

Tahap comprehensive  dilakukan kepada pasien yang memiliki disharmoni rahang parah dengan bertujuan untuk memperbaiki fungsi dan estetika dari rahang.

Manfaat Memulai Perawatan Ortodonti Sejak Dini:

Pilihan Jenis Alat Ortodonti yang Bisa Digunakan

Tidak ada patokan kapan anak dapat menggunakan kawat gigi. Namun, pemasangannya paling umum dilakukan saat usia anak menginjak 8-14 tahun. Pada rentang usia ini, gigi permanen anak sudah mulai tumbuh.

Setiap prosedur medis memiliki risiko, termasuk prosedur pemasangan kawat gigi pada anak. Namun, risiko penggunaan kawat gigi terbilang minim dan mudah untuk dihindari dengan melakukan perawatan yang benar. Selalu ikuti arahan dari dokter untuk meminimalkan resiko.

Lama penggunaan kawat gigi bisa bervariasi, yaitu antara 1,5 tahun hingga 3 tahun. Ini akan bergantung pada seberapa parah masalah gigi yang derita,kedisiplinan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, hingga kedisplinan anak dalam memeriksakan gigi ke dokter gigi.

Ketidaknyamanan mungkin akan muncul di awal pemasangan kawat gigi. Namun, keluhan ini umumnya akan berkurang setelah anak beradaptasi dan mulai terbiasa dengan kawat giginya.

Get a Free Kids Eye Exam